Sabtu, 23 Oktober 2010 | By: wanda nur widyastuti
Sabtu, 09 Oktober 2010 | By: wanda nur widyastuti

Manfaat jahe bagi kesehatan


PASTINYA Anda juga sudah tahu kalau jahe telah lama dikenal sebagai makanan yang sehat. Jahe telah digunakan sebagai bahan pengobatan alami selama berabad-abad. Sekarang ini, para peneliti juga telah menemukan kalau jahe juga efektif dalam mengatasi berbagai penyakit mulai dari kanker hingga migrain. Masih ragu untuk memperbanyak konsumsi jahe? Berikut beberapa manfaat lain dari jahe yang tentunya akan semakin mendorong Anda untuk menggunakannya.

Pengobatan kanker indung telur

Jahe merupakan salah satu senjata yang efektif dalam pengobatan kanker indung telur. Sebuah studi yang dilakukan di University of Michigan Comprehensive Cancer Center, seperti yang dikutip situs healthdiaries menemukan, tepung jahe efektif membunuh sel-sel kanker yang terdapat pada indung telur.

Mencegah kanker kolon

Sebuah studi dari Universitas Minnesota menemukan, jahe juga bisa memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker kolorektal.

Penyembuhan mual akibat hamil

Hasil review dari beberapa studi menunjukkan, jahe juga sama efektifnya dengan vitamin B6 dalam mengatasi mual yang dipicu oleh kehamilan.

Atasi mual saat bepergian

Anda sering pusing-pusing dan mual saat bepergian dengan mobil atau kendaraan lainnya? Cobalah gunakan jahe. Jahe terbukti efektif mengatasi mual saat bepergian dengan kendaraan.

Mengurangi rasa sakit dan peradangan

Sebuah studi menunjukkan bahwa jahe mengandung anti peradangan serta kandungan pembunuh rasa sakit alami.

Redakan mulas atau rasa panas dalam perut

Jahe telah lama digunakan sebagai obat alami mengatasi mulas. Biasanya jahe dipadukan dengan teh.

Mencegah dan mengatasi flu

Jahe juga telah lama digunakan sebagai pengobatan alami flu. Ada juga penemuan yang menunjukkan kalau jahe juga membantu mengatasi masalah perut atau keracunan makanan. Selain itu, jahe juga baik untuk saluran pencernaan.

Meredakan migrain

Penelitian menemukan, jahe bisa meredaakn rasa sakit migrain dengan cara menghentikan kerja prostaglandin, penyebab rasa sakit dan peradangan si pembuluh darah.

Meredakan kram

Dalam sistem pengobatan China, jahe juga digunakan untuk mengatasi kram akibat menstruasi.

Mencegah rasa sakit akibat diabetes

Sebuah studi yang dilakukan pada tikus penderita diabetes menemukan, tikus yang diberikan jahe mengalami penurunan kejadian rasa sakit akibat diabetes.

8 Manfaat minum teh


Diadaptasi dari Nova edisi Juni,2004

Banyak alasan kenapa orang minum teh. Jika anda punya kebiasaan itu,teruskan saja. Ada 8 manfaat yang terkandung dalam satu cangkir teh. Apa saja ?

1. Antioksidan dalam teh dapat melindungi tubuh dari efek polusi dan penuaan dini

2. Mengandung sedikit kafein. 1/8 cangkir kopi mengandung 135 mg kafein, sementara 1 cangkir teh hanya mengandung 30-40 mg kafein sehingga tidak membuat sakit kepala atau susah tidur

3. Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Teh membuat peredaran darah lancar dan bersih. Hasil studi di Belanda memperlihatkan, orang yang minum 2-3 cangkir teh hitam perhari memiliki sedikit resiko serangan jantung daripada yang tidak pernah minum teh.

4. Perkuat tulang. Ternyata bukan hanya kalsium susu yang membuat tulang anda kuat, orang yang rutin minum teh memiliki massa tulang lebih padat.

5. Putihkan Gigi. Anggapan teh bisa membuat gigi nampak kusam rupanya tidak benar, sebab ternyata teh mengandung fluoride untuk mengusir karang gigi. Lebih bagus lagi jika seusai menggosok gigi, anda berkumur dengan teh tanpa gula.

6. Cegah Infeksi. Kandungan teh bisa memperkuat sistem kekebalan dan menangkal serangan infeksi.

7. Atasi kanker. Zat antioksidan bernama polyphenols yang ada dalam teh dapat memerangi kanker.

8. Bebas kalori. Tanpa tambahan pemanis, gula atau susu, teh tetap bebas kalori.

Dengan begitu, teh bagus dikonsumsi bagi orang yang berdiet atau yang ingin mempertahankan berat badan. Coba konsumsi teh hijau sekitar 4 cangkir per hari. Itu dapat membakar lebih dari 80 kalori yang tertimbun di tubuh.
Kamis, 01 Juli 2010 | By: wanda nur widyastuti

khasiat buah naga



Buah naga mempunyai khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia diantaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pencegah kanker usus, mengurangi kolesterol, pencegah pendarahan dan mengobati keluhan keputihan.

Buah naga biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga, karena buah naga mengandung kadar air tinggi sekitar 90 % dari berat buah. Rasanya cukup manis karena mengandung kadar gula mencapai 13-18 briks. Buah naga juga dapat disajikan dalam bentuk jus, sari buah, manisan maupu selai atau beragam bentuk penyajian sesuai selera anda.

Secara umum,pakar sependapat dan mengakui buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesihatan berbanding buah-buahan lain yang diimport.

Menurut AL Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, organisasi yang meneliti buah naga merah , buah kaktus madu itu cukup kaya dengan berbagai zat vitamin dan mineral yang sangat membantu meningkatkan daya tahan dan bermanfaat bagi metabolisme dalam tubuh manusia.

“Penelitian menunjukkan buah naga merah ini sangat baik untuk sistem peredaran darah, juga memberikan efek mengurangi tekanan emosi dan menetralkan toksik dalam darah.“Penelitian juga menunjukkan buah ini bisa mencegah kanker usus, selain mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh,” katanya.

Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandungi protein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung; serat (mencegah kanker usus, kencing manis dan diet); karotin (kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah masuknya penyakit), kalsium (menguatkan tulang).

Buah naga juga mengandungi zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 (mencegah demam badan); vitamin B2 (menambah selera); vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat).

Berikut ini kandungan nutrisi lengkap buah naga :

Kadar Gula : 13-18 briks
Air : 90 %
Karbohidrat : 11,5 g
Asam : 0,139 g
Protein : 0,53 g
Serat : 0,71 g
Kalsium : 134,5 mg
Fosfor : 8,7 mg
Magnesium : 60,4 mg
Vitamin C : 9,4 mg